Tuesday, June 17, 2014

Pembuatan Paspor Baru dan Perpanjangan Online di Imigrasi Soekarno Hatta

Pembuatan Paspor Baru dan Perpanjangan Online di Imigrasi Soekarno Hatta
Sebenarnya udah lama pengen bikin paspor untuk ticya. Sapa tau bakalan jalan-jalan lagi ke LN. Amiin..hehehe..
Akhirnya coba menghubungi calo yang biasa dipakai mertua. Ketika saya telp, ternyata harga paspor baru untuk ticya sebesar 900ribu. Sedangkan untuk saya dan suami kalo mau perpanjangan dikenakan sebesar 700rb perorang. Kaget bener dengar harganya. Sedangkan adek saya bikin paspor baru untuk anaknya hanya dikenakan 260rb di daerah depok (lupa tepatnya berapa).

Lalu saya coba mulai mencari tau tentang pembuatan paspor online. Sambil browsing sana sini akhirnya saya coba untuk bikin paspor online. Mengingat saya malas untuk bolak balik sampe 3x ke kantor imigrasi. Puji Tuhan, teman saya menyarankan untuk bikin paspor di Imigrasi Soekarno-Hatta karena lebih sepi katanya drpd imigrasi Jakarta selatan (thanks to fanny & merry  ^0^). Benar saja, biaya yang dikeluarkan utk perorangan hanya 255rb +5b (admin bank bni) = 260rb. Jadi saya bertiga hanya keluar 780rb.

Pertama kali masukin ke website imigrasi di www.imigrasi.go.id, itu website bener2 bikin emosi deh. Kadang ga bisa dibuka, kadang pas upload nya bermasalah. Jadi bener-bener kudu sabarrrrrrr sama nih website.
Setelah mencoba hari ke 5, puji Tuhan berhasil juga akhirnya. Ini yang mau saya sharingkan. Kenapa? Karena ternyata banyak yang belum tau mengenai paspor online ini. Jadi saya mau berbagi aja, siapa tau teman-teman merasa terbantu. Bahkan ketika saya berada di Kanim Soekarno Hatta, yg mendaftar online paling hanya 15 orang. Sisanya puluhan orang yg offline. Antriannya panjang sekali.
 Saya mengetahui ternyata system imigrasi mengalami update ga seperti di tahun 2013. Dimana urutannya itu adalah :
1. Input semua data ke web imigrasi online
2. Setelah upload smua file, nanti akan dikirimkan konfirmasi ke alamat email untuk menentukan tanggal kedatangan penyerahan berkas dan foto
3. Email dari imigrasi dikirim ke alamat email kita yg terdaftar, lalu diharuskan melakukan pembayaran terlebih dulu ke bank BNI
4. Setelah melakukan pembayaran, klik link yang diberikan didalam email  imigrasi. Baru deh pilih tanggal kedatangannya.

Langkah-langkah yang saya lakukan ketika itu :
1.      Masuk ke www.imigrasi.go.id  pilih Layanan Paspor Online. Pilih Pra Permohonan Personal.
Isi  data2nya

·         Untuk Jenis permohonan -> jangan sampai salah pilih krn temen saya harusnya penggantian habis berlaku, dia pilih yang baru. Akhirnya ditolak sama imigrasi dan uangnya hangus. Jadi mesti hati-hati milihnya.
·         Untuk Jenis Paspor, pilih yang 48H Perorangan. Krn yg 24H Perorangan diperuntukkan TKI.
·         Alamat email wajib diisi karena konfirmasi akan dikirim ke email tersebut. Waktu saya input, bbrp kali saya dibilangin sudah terdaftar alamat emailnya, padahal email konfirmasi blm diterima. Untungnya saya punya banyak alamat email. Jadi ya dipake deh smuanya. Krn saya bikin untuk 3 orang, jadi saya pake 3 alamat email yang berbeda.
·         Kalo untuk Paspor Baru, No paspor lama dikosongkan saja. Kalo untuk paspor ticya yang bikin baru, no identitas diisi dengan KTP saya sbg mamanya.


Untuk upload, ktp, kk dan lain-lainnya di scan dan ukurannya dalam bentuk greyscale dan skitar 150-200 kb. Sebenarnya sih bisa sampe 1MB tapi web nya itu lelet beneerr..jadi makin kecil ukurannya, makin cepet untuk upload.
Setelah beres semua nya, tinggal tunggu email konfirmasi. Email konfirmasi harusnya beberapa menit setelah upload lgs dapat.

PERHATIAN!
Bagi pemohon yang telah mendaftarkan Paspor secara online akan tetapi belum mendapatkan notifikasi email agar meng-klik menu "Kirim Ulang Email Pra Permohonan Personal" untuk mendapatkan notifikasi email dari "spri@imigrasi.go.id"
Kalo saya sih, beberapa kali sudah mencoba klik menu tersebut tetep ga efek, jadinya saya coba di lain waktu untuk input ulang semuanya (makanya cape deeeeh)

Email konfirmasi yang didapat adalah


Lalu saya pergi ke BNI untuk bayar.  Setelag itu, Ikutin petunjuk yang didalam email untuk klik link yang ada, dan  input nomor jurnal bank yang telah didapat dari BNI (ada petunjuknya kok). (note : tanggal utk kedatangan bisa pilih sendiri, saya pilih tgl 4 jun)

Lalu akan mendapatkan email kembali dari imigrasi spt ini 



Ada 2 halaman, di print aja dan dilengkapi 
semuanya.
 


Nah setelah itu, siapin deh berkas-berkas asli dan Fotokopi nya.  Untuk Fotokopi, semuanya pake kertas A4 ya. Bawa pulpen hitam juga lhoo..

Untuk Perpanjangan Paspor yang dibutuhkan adalah :
-KTP WNI (asli dan FC –Setengah kertas bagian atas adalah Bagian depan kTP dan setengah kertas bagian bawah adalah Bagian belakang KTP)
- Kartu keluarga (asli dan FC)
- Akte Lahir (asli dan FC)
- Paspor Lama (asli dan FC)
- Surat Referensi Kerja (waktu itu si hendy ketinggalan, jadi bisa nyusul ketika pengambilan paspor)

Untuk Paspor Baru Ticya yang dibutuhkan adalah : (Note : Untuk Fotokopi mesti pake kertas A4 ya) -> dibawah 17 tahun yach. 
-          KTP kedua orang tua (asli dan FC) -> Semuanya difotokopi dalam 1 lembar kertas A4 . Jadi KTP saya depan belakang  dan KTP suami bagian depan dan belakang, diletakkan sejajar.
-          Kartu Keluarga (asli dan FC)
-          Akte nikah (asli dan FC)
-          Akte Lahir Ticya (asli dan FC)
-          Paspor lama kedua orang tua (asli dan FC)
-          Surat pernyataan orang tua dan materai 1 buah (dibeli di tempat fotokopian.)

Rabu, 4 Juni 2014,saya, suami, ticya beserta adek saya (sela) pergi ke Kanim Soekarno Hatta. Saya sekeluarga paspor online. Adik saya mencoba untuk bikin paspor baru secara offline. Krn dia blm sempet untuk urus secara online.

Pk 07.00 kami sudah sampai dan ternyata antrian sudah panjang. Tadinya kami bingung orang-orang pada duduk. Jadi kami jalan2 dan ternyata baru tau kalo mereka itu ngantri dari mulai kursi yang deket parkiran sampai dengan kursi dekat kantin. Jadi akhirnya kami duduk ngantri deh. Untung keselak cuman 5 orang.

Pk 07.45 Petugas imigrasi mulai keluar dan memberikan instruksi untuk mengantri berdasarkan tempat duduk. Dan mulai dipisah antara pendaftaran online dan offline. Di Kanim Soekarno Hatta, antrian offline max 75 orang dan Antrian online max 100 orang. Lebih dari itu, besoknya baru datang lagi.
Saya dapat antrian online di urutan ke 5,6, 7 sedangkan adik saya dapat urutan ke 42. Jauh banget kan. Dan disitu banyak orang yang nanya saya langsung gimana caranya. AKhirnya saya putuskan mau tulis blog saja, siapa tau ada yang membutuhkannya :D
Antrian tersebut tujuannya mendapatkan Map kuning untuk memasukkan berkas fotokopiannya. Jadi ketika ambil map tersebut, harus menulis nama sesuai dengan no urut antrian di atas kertas yang sudah disediakan. Kertas tersebut akan digunakan untuk mengambil no urut foto.

Pk 08.00 kantor dibuka, yang masuk duluan adalah yang online. Saat itu saya disuruh ke loket untuk ambil no antri foto, yang diperlihatkan adalah bukti bayar di BNI. Loket online dan offline juga dibedakan.
Ternyata, untuk pengambilan foto dibagi 3 kotak. ABC. A untuk pendaftaran offline yang perpanjangan, B untuk pendaftaran offline yang pendaftaran baru, dan C untuk pendaftaran online.  Puji Tuhan, karena adek saya bikin paspor baru, dia mendapatkan urutan ke 12. Jadi nya waktunya bisa bersama2 selesai.
Surat pernyataan orang tua seharga Rp.1000,- beserta materai saya kasih ke petugas menyusul karena saya ga tau beli dimana saat itu. Pk 09.45 saya sudah beres. Dan disuruh kembali hari Senin, 9 Jun antara pk 13.00-16.00.

Hari senin, 9 Juni 2014, saya beserta keluarga saya balik lagi untuk mengambil paspor. Langsung ke loket pengambilan menyerahkan kertas BNI yang telah dicap sebelumnya, lalu menunggu dipanggil. Ternyata hendy dipanggil duluan padahal dia sedang parkir mobil, petugas tersebut bilang saya bisa mewakili suami untuk mengambil karena dalam 1 KK.  Paspor adik saya pun sudah beres.

Jadi, Bikin paspor online itu gampang lhoo (kalo web nya lg bener yak)..jadi ngapain pake calo :D

Semoga sharing saya membantu ya

Tuhan memberkati,

-Linda-