Pembuatan Paspor Baru dan
Perpanjangan Online di Imigrasi Soekarno Hatta
Sebenarnya
udah lama pengen bikin paspor untuk ticya. Sapa tau bakalan jalan-jalan lagi ke
LN. Amiin..hehehe..
Akhirnya
coba menghubungi calo yang biasa dipakai mertua. Ketika saya telp, ternyata
harga paspor baru untuk ticya sebesar 900ribu. Sedangkan untuk saya dan suami
kalo mau perpanjangan dikenakan sebesar 700rb perorang. Kaget bener dengar
harganya. Sedangkan adek saya bikin paspor baru untuk anaknya hanya dikenakan
260rb di daerah depok (lupa tepatnya berapa).
Lalu saya coba mulai mencari tau tentang
pembuatan paspor online. Sambil browsing sana sini akhirnya saya coba untuk
bikin paspor online. Mengingat saya malas untuk bolak balik sampe 3x ke kantor
imigrasi. Puji Tuhan, teman saya menyarankan untuk bikin paspor di Imigrasi
Soekarno-Hatta karena lebih sepi katanya drpd imigrasi Jakarta selatan (thanks
to fanny & merry ^0^). Benar saja, biaya yang dikeluarkan utk
perorangan hanya 255rb +5b (admin bank bni) = 260rb. Jadi saya bertiga hanya
keluar 780rb.
Pertama kali
masukin ke website imigrasi di www.imigrasi.go.id,
itu website bener2 bikin emosi deh. Kadang ga bisa dibuka, kadang pas upload
nya bermasalah. Jadi bener-bener kudu sabarrrrrrr sama nih website.
Setelah
mencoba hari ke 5, puji Tuhan berhasil juga akhirnya. Ini yang mau saya
sharingkan. Kenapa? Karena ternyata banyak yang belum tau mengenai paspor
online ini. Jadi saya mau berbagi aja, siapa tau teman-teman merasa terbantu.
Bahkan ketika saya berada di Kanim Soekarno Hatta, yg mendaftar online paling
hanya 15 orang. Sisanya puluhan orang yg offline. Antriannya panjang sekali.
Saya mengetahui ternyata system imigrasi
mengalami update ga seperti di tahun 2013. Dimana urutannya itu adalah :
1. Input
semua data ke web imigrasi online
2. Setelah
upload smua file, nanti akan dikirimkan konfirmasi ke alamat email untuk
menentukan tanggal kedatangan penyerahan berkas dan foto
3. Email
dari imigrasi dikirim ke alamat email kita yg terdaftar, lalu diharuskan
melakukan pembayaran terlebih dulu ke bank BNI
4. Setelah
melakukan pembayaran, klik link yang diberikan didalam email imigrasi. Baru deh pilih tanggal
kedatangannya.
Langkah-langkah
yang saya lakukan ketika itu :
1. Masuk ke www.imigrasi.go.id pilih Layanan Paspor Online. Pilih Pra
Permohonan Personal.
Isi data2nya
·
Untuk
Jenis permohonan -> jangan sampai salah pilih krn temen saya harusnya
penggantian habis berlaku, dia pilih yang baru. Akhirnya ditolak sama imigrasi
dan uangnya hangus. Jadi mesti hati-hati milihnya.
·
Untuk
Jenis Paspor, pilih yang 48H Perorangan. Krn yg 24H Perorangan diperuntukkan
TKI.
·
Alamat
email wajib diisi karena konfirmasi akan dikirim ke email tersebut. Waktu saya
input, bbrp kali saya dibilangin sudah terdaftar alamat emailnya, padahal email
konfirmasi blm diterima. Untungnya saya punya banyak alamat email. Jadi ya
dipake deh smuanya. Krn saya bikin untuk 3 orang, jadi saya pake 3 alamat email
yang berbeda.
·
Kalo
untuk Paspor Baru, No paspor lama dikosongkan saja. Kalo untuk paspor ticya
yang bikin baru, no identitas diisi dengan KTP saya sbg mamanya.
Untuk
upload, ktp, kk dan lain-lainnya di scan dan ukurannya dalam bentuk greyscale
dan skitar 150-200 kb. Sebenarnya sih bisa sampe 1MB tapi web nya itu lelet
beneerr..jadi makin kecil ukurannya, makin cepet untuk upload.
Setelah
beres semua nya, tinggal tunggu email konfirmasi. Email konfirmasi harusnya
beberapa menit setelah upload lgs dapat.
PERHATIAN!
Bagi pemohon yang telah mendaftarkan Paspor secara online akan tetapi belum mendapatkan notifikasi email agar meng-klik menu "Kirim Ulang Email Pra Permohonan Personal" untuk mendapatkan notifikasi email dari "spri@imigrasi.go.id"
Bagi pemohon yang telah mendaftarkan Paspor secara online akan tetapi belum mendapatkan notifikasi email agar meng-klik menu "Kirim Ulang Email Pra Permohonan Personal" untuk mendapatkan notifikasi email dari "spri@imigrasi.go.id"
Kalo saya sih, beberapa kali sudah
mencoba klik menu tersebut tetep ga efek, jadinya saya coba di lain waktu untuk
input ulang semuanya (makanya cape deeeeh)
Email konfirmasi yang didapat adalah
Lalu saya pergi ke BNI untuk
bayar. Setelag itu, Ikutin petunjuk yang
didalam email untuk klik link yang ada, dan
input nomor jurnal bank yang telah didapat dari BNI (ada petunjuknya
kok). (note : tanggal utk kedatangan bisa pilih sendiri, saya pilih tgl 4 jun)
Lalu akan mendapatkan email kembali
dari imigrasi spt ini
|
Nah setelah itu, siapin deh
berkas-berkas asli dan Fotokopi nya.
Untuk Fotokopi, semuanya pake kertas A4 ya. Bawa pulpen hitam juga
lhoo..
Untuk Perpanjangan Paspor yang dibutuhkan adalah :
-KTP WNI (asli dan FC –Setengah
kertas bagian atas adalah Bagian depan kTP dan setengah kertas bagian bawah
adalah Bagian belakang KTP)
- Kartu keluarga (asli dan FC)
- Akte Lahir (asli dan FC)
- Paspor Lama (asli dan FC)
- Surat Referensi Kerja (waktu itu si
hendy ketinggalan, jadi bisa nyusul ketika pengambilan paspor)
Untuk Paspor Baru Ticya yang
dibutuhkan adalah : (Note : Untuk Fotokopi mesti pake kertas A4 ya) -> dibawah 17 tahun yach.
-
KTP
kedua orang tua (asli dan FC) -> Semuanya difotokopi dalam 1 lembar kertas
A4 . Jadi KTP saya depan belakang dan
KTP suami bagian depan dan belakang, diletakkan sejajar.
-
Kartu
Keluarga (asli dan FC)
-
Akte
nikah (asli dan FC)
-
Akte
Lahir Ticya (asli dan FC)
-
Paspor
lama kedua orang tua (asli dan FC)
-
Surat
pernyataan orang tua dan materai 1 buah (dibeli di tempat fotokopian.)
Rabu, 4 Juni
2014,saya, suami, ticya beserta adek saya (sela) pergi ke Kanim Soekarno Hatta.
Saya sekeluarga paspor online. Adik saya mencoba untuk bikin paspor baru secara
offline. Krn dia blm sempet untuk urus secara online.
Pk 07.00
kami sudah sampai dan ternyata antrian sudah panjang. Tadinya kami bingung
orang-orang pada duduk. Jadi kami jalan2 dan ternyata baru tau kalo mereka itu
ngantri dari mulai kursi yang deket parkiran sampai dengan kursi dekat kantin.
Jadi akhirnya kami duduk ngantri deh. Untung keselak cuman 5 orang.
Pk 07.45
Petugas imigrasi mulai keluar dan memberikan instruksi untuk mengantri
berdasarkan tempat duduk. Dan mulai dipisah antara pendaftaran online dan
offline. Di Kanim Soekarno Hatta, antrian offline max 75 orang dan Antrian
online max 100 orang. Lebih dari itu, besoknya baru datang lagi.
Saya dapat
antrian online di urutan ke 5,6, 7 sedangkan adik saya dapat urutan ke 42. Jauh
banget kan. Dan disitu banyak orang yang nanya saya langsung gimana caranya.
AKhirnya saya putuskan mau tulis blog saja, siapa tau ada yang membutuhkannya
:D
Antrian
tersebut tujuannya mendapatkan Map kuning untuk memasukkan berkas
fotokopiannya. Jadi ketika ambil map tersebut, harus menulis nama sesuai dengan
no urut antrian di atas kertas yang sudah disediakan. Kertas tersebut akan
digunakan untuk mengambil no urut foto.
Pk 08.00
kantor dibuka, yang masuk duluan adalah yang online. Saat itu saya disuruh ke
loket untuk ambil no antri foto, yang diperlihatkan adalah bukti bayar di BNI.
Loket online dan offline juga dibedakan.
Ternyata,
untuk pengambilan foto dibagi 3 kotak. ABC. A untuk pendaftaran offline yang
perpanjangan, B untuk pendaftaran offline yang pendaftaran baru, dan C untuk
pendaftaran online. Puji Tuhan, karena
adek saya bikin paspor baru, dia mendapatkan urutan ke 12. Jadi nya waktunya
bisa bersama2 selesai.
Surat
pernyataan orang tua seharga Rp.1000,- beserta materai saya kasih ke petugas
menyusul karena saya ga tau beli dimana saat itu. Pk 09.45 saya sudah beres.
Dan disuruh kembali hari Senin, 9 Jun antara pk 13.00-16.00.
Hari senin,
9 Juni 2014, saya beserta keluarga saya balik lagi untuk mengambil paspor.
Langsung ke loket pengambilan menyerahkan kertas BNI yang telah dicap
sebelumnya, lalu menunggu dipanggil. Ternyata hendy dipanggil duluan padahal
dia sedang parkir mobil, petugas tersebut bilang saya bisa mewakili suami untuk
mengambil karena dalam 1 KK. Paspor adik
saya pun sudah beres.
Jadi, Bikin
paspor online itu gampang lhoo (kalo web nya lg bener yak)..jadi ngapain pake
calo :D
Semoga sharing saya membantu ya
Tuhan memberkati,
-Linda-





Website imigrasi memang kadang suka lambat. Kalo memang klik konfirmasi pengiriman email tetap ga bisa, ya terpaksa mengisi ulang data. Tapi kan saya dulu pembuatan paspor ketika 2014. Skrg 2017, mungkin ada perubahan2. Coba dicari tau info aja dulu.
ReplyDeleteWebsite imigrasi memang kadang suka lambat. Kalo memang klik konfirmasi pengiriman email tetap ga bisa, ya terpaksa mengisi ulang data. Tapi kan saya dulu pembuatan paspor ketika 2014. Skrg 2017, mungkin ada perubahan2. Coba dicari tau info aja dulu.
ReplyDelete